Tampilkan postingan dengan label manfaat asuransi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manfaat asuransi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Agustus 2013

Benarkah Asuransi itu Hanya untuk Orang Kaya?


Beberapa hari yang lalu, ada teman yang mengirimkan pesan ke saya "Apakah Asuransi hanya bisa dinikamati orang yang cukup banyak uang? bagaimana dengan orang miskin pernahkan terpikir para agen asuransi bisa membantu mereka? Kalo memang sistemnya asuransi gotong royong, ayo bantu saudara-saudara kita yang miskin." Sambil tersenyum, dalam hatiku apakah harus sedangkal itu cara kita melihat sesuatu?

Jika seorang Presiden yang PEDULI dengan rakyatnya, lalu apakah harus TIDAK MAKAN karena semua beras di rumahnya DIBERIKAN KEPADA FAKIR MISKIN?

MISKIN adalah akibat dari TINDAKAN ANDA SENDIRI. Kalau mau menjadi KAYA, maka anda HARUS BEKERJA.

Billgate mengatakan "Kalau anda lahir dalam kondisi Miskin, itu bukan salah anda, Namun jika anda MATI dalam kondisi MISKIN, itu JELAS SALAH ANDA SENDIRI". Menolong orang yang miskin bukan berarti dengan TIAP HARI memberi makan. Tapi memberikannya kesempatan untuk bisa BEKERJA.

Ada pepatah yang mengatakan "Jika anda memberinya IKAN, maka anda memberi Makan Sehari, tapi jika anda memberikan PANCING, anda sedang memberinya makan Selamanya".

Pemerintah sudah siapkan program bantuan untuk orang orang miskin. Bahkan tahun 2014, pemerintah akan mengasuransikan 61 juta warga Miskin.

Dari sini jelas, bahwa pemerintah juga sudah memikirkan nasib warga miskin. Lalu anda mau pilih menjadi yang mana :
- Pilih jadi warga yang disebut MISKIN dan asuransi atas jiwa dan kesehatan anda akan ditanggung oleh Pemerintah?
- Atau anda keluar dari zona itu dan menikmati hidup anda yang JAUH lebih INDAH.

Hidup adalah sebuah Pilihan.

Kamis, 11 Juli 2013

Alasan Tidak Membeli Asuransi

Apakah Anda ingin membeli asuransi namun masih ragu? Pada kenyataanya, banyak orang yang demikian hingga menunda-nunda dan pada akhirnya menolak untuk membeli asuransi yang pada akhirnya menyesal di kemudian hari saat suatu hal yang buruk terjadi pada dirinya. By the way, inilah beberapa alasan mereka yang tidak membeli asuransi:

  • Asuransi sama halnya dengan menabung. Inilah alasan utama sebagian besar orang tidak membeli asuransi. Pada dasarnya, kedua metode ini memang telihat sama namun apakah dengan menabung, Anda bisa menjamin bahwa uang tersebut akan digunakan untuk sesuatu yang benar-benar perlu dan butuh?
  • Asuransi hanya untuk orang kaya. Dengan biaya premi yang tidak rendah, banyak orang yang mengasumsi bahwa asuransi hanya untuk orang-orang yang berkehidupan mewah dan mempunyai penghasilan yang tinggi. Tidak juga. Anda dapat mencari perusahaan yang berpremi rendah yang sesuai dengan penghasilan dan keadaan ekonomi Anda.
  • Saya tidak butuh asuransi. Ada pula orang-orang yang merasa bahwa kehidupannya akan selalu baik-baik saja. Ia merasa akan selalu mampu membayar biaya medis, menyekolahkan anak hingga ia pensiun, serta memenuhi kebutuhan keluarga.
Sebaiknya, pemikiran-pemikiran seperti di atas tersebut tidak menjadi alasan untuk tidak membeli asuransi.
Sumber : http://www.haifayou.com/archives/23